Bunga Deposito Mandiri Dan Mndiri Syariah Keuntungan Per Bulan Terbaru 2020

By | 7 Januari 2020

Bunga Deposito Mandiri – Selamat datang kembali di mitraperbankan. Disini pastinya kita akan membahas mengenai semua hal yang berkaitan dengan dunia perbankan beserta semua bisnis sejenis lainnya. Dan dalam kesempatan kali ini, akan ada pembahasan menarik mengenai bunga deposito mandiri.

Bagi Anda yang belum tahu mengenai suku bunga tabungan mandiri atau bunga deposito bank mandiri. Maka artikel ini akan sangat cocok. Apalagi di tambah dengan pembahasan bunga deposito mandiri syariah. Anda sudah penasaran dengan suku bunga deposito mandiri? Ayo kita simak pembahasan bunga deposito bank mandiri lebih lengakapnya lagi

Apa Itu Bunga Deposito?

Apa Itu Bunga Deposito?

Apabila Anda merupakan nasabah dari sebuah bank, Anda pasti tahu mengenai deposito. Ya, deposito itu sebenarnya hampir sama saja dengan tabungan biasa. Akan tetapi, untuk bunga deposito lebih tinggi.

Selain itu, pada proses penyetoran dan penarikan uangnya hanya bisa untuk dilakukan pada waktu-waktu tertentu saja. Melihat hal ini, maka masyarakat lebih memilih untuk mendepositokan uang mereka saja dibandingkan dengan hanya memasukkannya ke dalam tabungan biasa.

Bagi Anda yang saat ini masih awam dengan deposito, disini ada beberapa ciri yang membedakan antara deposito dengan tabungan biasa. Penjelasannya lebih lengkapnya lagi, ada di bawah ini. (Selanjutnya, jangan lupa baca juga artikel mengenai Cara Daftar Internet Banking Mandiri Terbaru)

Bagaimana Suku Bunga Deposito Mandiri Per Bulan

Bagaimana Suku Bunga Deposito Mandiri Per Bulan 2019

Bunga deposito Mandiri merupakan salah satu layanan penyimpanan uang yang bisa untuk digunakan oleh para nasabah bank Mandiri. Deposito memiliki ciri-ciri yang cenderung berbeda dengan tabungan biasa. Apa saja ciri-ciri bunga deposito mandiri ini? Simak saja penjelasan berikut ini :

  • Setoran minimal

Jika Anda saat ini ingin membuka rekening deposito, maka ada yang namanya setoran minimal saat pertama kali. Sama halnya seperti tabungan biasa, akan tetapi disini biasanya setoran minimal deposito akan jauh lebih besar dibandingkan dengan setoran awal tabungan biasa.

Itulah kenapa banyak sekali orang yang cenderung menghindari tabungan deposito karena memang harus menyediakan dana cenderung yang besar untuk setoran awalnya.

Setiap bank pastinya memiliki kebijakan masing-masing dalam menentukan besarnya setoran awal yang para nasabahnya harus berikan. Biasanya untuk rata-rata setoran minimal pada jenis tabungan deposito yaitu berada di kisaran 8 juta sampai dengan 10 juta.

  • Jangka waktu

Bunga deposito mandiri sendiri akan berbeda dengan tabungan biasa dalam hal jangka waktu. Pada tabungan biasa, maka Anda dapat melakukan penyetoran dan juga penarikan dana kapan saja.

Akan tetapi ini tidak akan berlaku pada deposito. Deposito biasanya akan menawarkan jangka waktu tertentu, yaitu 1, 3, 6, 12, atau sampai dengan 24 bulan. Dana yang telah disetorkan tidak bisa ditarik sebelum telah tiba jangka waktunya.

Apabila Anda melanggar aturan ini, maka Anda akan dikenakan denda pinalti. Yaitu dana Anda akan dipotong sebesar beberapa persen sebagai sanksi bahwa Anda disini telah melanggar aturan yang berlaku. Maka dari itu, Anda harus pikirkan baik-baik mengenai berapa jangka waktu deposito yang akan Anda pilih.

  • Pencairan dana

Seperti yang telah sedikit dijelaskan di atas, pencairan dana deposito ini tidak bisa sembarang waktu. Anda harus mematuhi berbagai aturan yang sudah Anda sepakati bersama pihak bank. Apabila Anda memilih deposito selama 24 bulan, maka untuk dana Anda bisa di ambil 24 bulan kemudian.

Suku Bunga Deposito Mandiri

Suku Bunga Deposito Mandiri

Suku bunga deposito Mandiri tentunya akan berbeda dengan suku bunga tabungan biasa. Bunga deposito pastinya akan lebih besar dari tabungan biasa.

Hal ini memang dikarenakan ada beberapa hal yang berbeda antara tabungan biasa dibanding dengan tabungan deposito. Yaitu adanya tenor serta aturan penalti apabila mengambil tabungan sebelum jatuh tempo pada tabungan jenis deposito. Dan juga untuk deposito ada perbedaan bunga pada masing-masing dalam pilihan masa tenor.

Tentunya deposito dengan jangka waktu selama 1 bulan nilai bunganya lebih rendah apabila dibandingkan dengan deposito dengan jangka waktu sampai 24 bulan. Semakin lama jangka waktunya, maka tentunya semakin besar juga bunga yang diberikan.

Maka tidak heran juga jika deposito adalah salah satu jalan investasi yang sangat menguntungkan selain obligasi, saham, dan juga emas. Setiap bank pasti mempunyai kebijakan masing-masing dalam hal menentukan suku bunga yang diberikan. Sedangkan pada suku bunga deposito mandiri, besarnya mulai dari 4% sampai dengan 5%.

Cara Menghitung Bunga Deposito Mandiri

Cara Menghitung Bunga Deposito Mandiri

Berdasarkan penjelasan yang telah saya jabarkan di atas, bagaimana menurut Anda? Apabila Anda sudah berminat untuk melakukan deposito, maka Anda harus tahu cara menghitung bunga deposito Mandiri. Hal ini tentunya bertujuan agar Anda nantinya dapat menghitung prospektus dari dana yang sedang Anda depositokan.

Beginilah cara hitung bunga deposito Mandiri:

Sebelumnya disini perlu Anda ketahui terlebih dahulu meskipun nominal uang yang akan anda depositokan semakin besar, maka untuk profit dari bunga yang diberikan juga akan besar pula.

Namun Anda juga akan dikenai pajak untuk beberapa nominal dana tertentu. Biasanya nominal yang menjadi batasan dalam keuntungan Anda akan terpotong pajak sampai 20% adalah sekitar 7,5 juta.

Baca Juga : Update Cara Transfer Mandiri Ke BRI Terbaru

Sekarang mari coba kita simulasikan perhitungan keuntungannya, Sebagai contohnya saja ada saudara kembar bernama Anthony dan Romelu. Mereka berdua sama-sama memiliki uang lebih yang kemudian akan mereka depositokan. Akan tetapi untuk jumlah nominal uang mereka tidak sama.

Anthony memiliki dana sebesar 15 jt sedangkan Romelu memiliki dana yaitu sebesar 20 jt. Mereka ingin mendepositokan uang mereka dengan lama tenor selama 3 bulan. Dari pihak Bank Mandiri akan memberikan bunga sebesar 5%. Rumus perhitungannya pada umumnya akan dibagi dua, berikut ini adalah penjelasannya.

1. Bunga deposito untuk simpanan yang kurang dari 7,5 juta (untuk masa tenor dalam bulan)

Bunga Deposito = Jumlah uang simpanan x Bunga per tahun x lama tenor yang dipilih : 12

2. Bunga deposito untuk simpanan sama maupun lebih dari 7,5 juta (untuk masa tenor dalam bulan)

Bunga Deposito = Jumlah uang simpanan x Bunga per tahun x 80% x Lama tenor : 12

Sebagai catatan, pada perhitungan bunga pada deposito yang nominal simpanannya adalah 7,5 juta keatas kenapa ada angka 80%? Karena pada perhitungan bunga deposito tersebut pastinya sudah terpotong oleh besar pajak 20%.

Misal saja untuk bungan deposito dengan berupa tenor 12 bulan adalah 7,5%, maka untuk bunga deposito yang berasal dari simpanan dengan nominal yaitu lebih dari 7,5 juta secara riil akan dikurangi sebesar 20% dari bunga 7,5%, yakni sebesar 1,5%. Sehingga untuk bunga deposito riilnya yang diterima adalah sebesar 7,5% – 1,5% sama dengan 6%.

Kembali pada perhitungan bunga deposito Anthony dan Romelu. Perhitungan bunga untuk Anthony sebagai berikut :

Bunga deposito (per bulan) = Rp 15.000.000 x 7,5% x 3 : 12 = Rp. 281.250

Sedangkan perhitungan bunga deposito untuk Romelu sebagai berikut ini :

Bunga deposito (per bulan) = Rp 20.000.000 x 6% x 3 : 12 = Rp. 300.000

Demikian adalah rumus dan contoh dari perhitungan bunga deposito mandiri yang bisa Anda dapatkan. Keputusan untuk berinvestasi sebenarnya memang sebaiknya ditambah dengan pengetahuan mengenai seluk beluk investasi tersebut, maka dalam hal ini adalah berkaitan dengan deposito.

Bunga Deposito Mandiri Syariah

Bunga Deposito Mandiri Syariah

 Selanjutnya ada bunga deposito mandiri syariah. Agak berbeda sedikit antara Bank Mandiri Syariah dengan Bank Mandiri dalam hal ini bunga deposito mandiri.

Pada Bank Mandiri Syariah tentunya semua transaksi yang bersifat investas dengan dalam jangka waktu tertentu dan dijalankan berdasarkan asas Mudharabah Muthlaqah. Beberapa informasi sangat penting terkait deposito pada Bank Mandiri Syariah adalah sebagai berikut :

Fitur dan biaya

  • Jangka waktu yang cenderung flexible : 1, 3, 6 dan 12 bulan
  • Dicairkan pada saat telah jatuh tempo
  • Setoran awal yang bisa dibilang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Bank Mandiri yakni hanya Rp 2.000.000
  • Biaya materai sebesar Rp 6.000 (Cek juga update Biaya Transfer Mandiri Ke BRI Terbaru)
  • Biaya penarikan sebesar Rp 30.000 per rekening (Untuk update terbaru mengenai biaya ini, maka Anda bisa mengecek artikel mengenai Biaya Transfer Bank Mandiri Dan Mandiri Syariah Terbaru)

Manfaat

  • Dana sangat aman dan terjamin
  • Pengelolahan dana yaitu secara syariah
  • Bagi hasil yang sangat akan kompetitif. Sistem ini yang menjadi pembeda antara Bank Mandiri dengan Bank Mandiri Syariah
  • Dapat juga dijadikan jaminan pembiayaan
  • Fasilitas Automatic Roll Over (ARO)

Pada Bank Syariah Mandiri tidak akan ada yang namanya bunga deposito Mandiri Syariah tapi menggunakan istilah bagi hasil yang bisa dibilang sangat berbeda sistemnya dengan Bank Mandiri Konvensional. Biasanya untuk deposito apabila semakin lama tenor maka bagi hasl yang didapatkan juga akan semakin besar.

Kisaran angka bagi hasilnya disini bisa mencapai 55:45. Artinya Anda akan mendapatkan bagi hasil sebesar 55% sedangkan untuk pihak bank akan mendapatkan 45% dari keuntungan Bank pada bulan tersebut.

Demikianlah pembahasan yang dapat saya lakukan mengenai bunga deposito mandiri. Semoga pembahasan di website mitraperbankan ini bisa bermanfaat. Terima kasih telah membaca. Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *